Beberapa saat yang lalu, saya mendapat kabar yang tidak enak dari Bandung. Ibu mengabarkan kalau baru saja pulang dari klinik. Katanya habis mengantar Bapak yang kena stroke. Ah, penyakit yang saya takutkan mengenai orang tua saya ternyata telah menjadi kenyataan. Tapi masih untunglah masih ada kabar baiknya, yaitu stroke-nya masih dalam taraf ringan. Tapi yang namanya stroke tetaplah stroke. Efeknya sungguh seketika. Kabarnya lengan dan kaki kiri beliau sudah susah digerakkan. Sepertinya gejala kelumpuhan sementara. Akibat stroke katanya memang biasa demikian.
Gejalanya memang sudah terlihat sejak beberapa minggu belakangan ini. Sekitar tiga minggu yang lalu Bapak sempat diperiksa ke dokter karena bola mata sebelah kanan kalau tidak salah mendadak menjadi merah menghitam. Setalah dibawa berobat, dokter mendiagnosa katanya ada pembuluh darah di mata yang pecah. Akibatnya kemungkinan dari tekanan darah. Tapi ketika diperiksa, tekanan darah beliau katanya normal. Continue reading »









Recent Comments